JASA BANGUN DAN JASA RENOVASI: JASA BANGUN RUMAH, RUMAH MEWAH, RUMAH KOS, KOS EKSKLUSIF, JASA RENOVASI MURAH, KONTRAKTOR MURAH, JASA BANGUN MURAH JOGJA, BANGUN RUMAH, ARCHITECT, PROPERTI,PEMBORONG, JASA BANGUN, BERKUALITAS, KONSULTASI RUMAH, PENGEMBANG,
Wednesday, January 20, 2016
MERAPI INDOTAMA JOGJAKARTA kontraktor jasa bangun murah Yogyakarta
Tentang Kami
Pengunjung website kami yang terhormat, Terimakasih atas kunjungannya ke website kami.
Semoga Keselamatan, Rahmat, dan Berkah dari Tuhan Yang Maha Esa melingkupi kita semua.
Kami MERAPI INDOTAMA JOGJAKARTA adalah kontraktor bangun dan renovasi rumah, pemasangan partisi dinding kantor, pemasangan atap baja ringan, desain dan bangun interior atau eksterior, Kitchen Set, Pemasangan Wallpaper, dll. Daerah garapan kami adalah YOGYAKARTA, MAGELANG dan KLATEN, dan daerah lainnya di Jawa Tengah. Kami MERAPI INDOTAMA JOGJAKARTA telah terbiasa melayani baik itu perumahan ataupun end user (pelanggan pribadi) yang telah puluhan rumah kami laksanakan pembangunannya.
Kami bekerja dengan keunggulan kami sebagai berikut :
Diskusi dan Konsultasi dengan klien mengenai seperti apa renovasi yang diinginkan, berapa lama waktu pengerjaan, serta berapa biaya yang akan dikeluarkan karena kepuasan pelanggan adalah tujuan kami.
Berkualitas dan Murah
Tenaga kerja renovasi dan bangun rumah yang berpengalaman, serta arsitek yang kreatif dan telah banyak mengerjakan desain gedung dan rumah baik untuk swasta maupun institusi pemerintahan.
Hasil renovasi bagus, kokoh, dan rapi.
Setiap renovasi rumah ataupun bangun rumah dari awal akan dibuatkan perkiraan anggaran (estimasi/RAB).
Dalam tahap pengerjaan kami akan selalu berdiskusi dengan anda sebagai klien , karena keinginan klien termasuk salah satu variabel membangun bagi kami.
Garansi (Retensi) untuk setiap pengerjaan kami.
Kami memastikan untuk bekerja sesuai dengan harapan anda, baik dari sisi pengerjaan atau biaya. Setiap tahap pengerjaan kami dapat anda pantau dan akan mendapatkan laporan berkala secara profesional.
Saturday, January 16, 2016
Arsitek Hotel dan Pengawasan
Arsitek Hotel dan Pengawasan
Arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat.
Seorang arsitek memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan sebuah proyek seperti hotel. Dengan keahlian yang dimilikinya, ia dapat merencanakan suatu design hotel yang maksimal untuk ruang yang minimal.
Banyak pemilik hotel yang kadang mengabaikan menggunakan jasa arsitek dalam pembangunan hotelnya terutama untuk hotel sekala kecil. Padahal, penggunaan jasa arsitek dapat menghemat biaya untuk jangka panjang. Selain itu, hasil karya arsitek adalah salah satu syarat dalam pengajuan IMB hotel.
Pembuatan design baik struktur, mekanikal & electikal, plumbing, workflow dll sangat penting bagi pemilik hotel, terlebih lagi jika pembangunan hotel adalah menggunakan pembiayaan dari pihak perbankan maka, pembuatan Rencana Anggaran Biaya yang dibuat oleh arsitek atau konsultan perencana adalah mutlak diperlukan.
Arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat.
Seorang arsitek memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan sebuah proyek seperti hotel. Dengan keahlian yang dimilikinya, ia dapat merencanakan suatu design hotel yang maksimal untuk ruang yang minimal.
Banyak pemilik hotel yang kadang mengabaikan menggunakan jasa arsitek dalam pembangunan hotelnya terutama untuk hotel sekala kecil. Padahal, penggunaan jasa arsitek dapat menghemat biaya untuk jangka panjang. Selain itu, hasil karya arsitek adalah salah satu syarat dalam pengajuan IMB hotel.
Pembuatan design baik struktur, mekanikal & electikal, plumbing, workflow dll sangat penting bagi pemilik hotel, terlebih lagi jika pembangunan hotel adalah menggunakan pembiayaan dari pihak perbankan maka, pembuatan Rencana Anggaran Biaya yang dibuat oleh arsitek atau konsultan perencana adalah mutlak diperlukan.
Thursday, January 14, 2016
KENAPA PILIH KONTRAKTOR PT MERAPI JOGJA??
KENAPA PILIH PT MERAPI JOGJA??
KEUNGGULAN
– SANGAT BERPENGALAMAN membangun Ruko, Kost 3 Lantai, Rumah 2 Lantai, Rumah 1 Lantai, dll.
– DESIGN dan RAB menyesuaiakan BUDGET DAN KEINGINAN konsumen.
– SPESIFIKASI PELAKSANAAN sesuai RAB dan Gambar Kerja yang ditandatangani konsumen.
– Konsumen boleh memasukkan orang kepercayaannya dalam proses pelaksanaan dan Pengawas di lapangan.
– Dilakukan Pengecekan sebelum serah terima kunci untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan telah disetujui pemilik proyek sampai benar benar puas dengan pekerjaan kami.
-Bisa memilih sendiri jenis Material( Sesuai RAB)
– KONSULTASI GRATIS.
Sunday, January 3, 2016
Pengecatan rumah menjelang Lebaran
Pengecatan rumah menjelang Lebaran
Menjelang lebaran atau bulan Ramadhan adalah saat tepat untuk menata kembali rumah setelah sekian lama hunian kita dibiarkan begitu saja menjadi usang. Maklumlah karena bakal banyak tamu yang datang: sanak keluarga, teman dan mungkin rekanan bisnis, boz besar, bos kecil, pak RT, Pak Lurah dan bahkan pejabat besar lainnya. Malu donk klo rumah kita di datangi dan setiap tahun hanya begitu-begitu saja maka orang lain akan berpikir belum ada peningkatan dalam ekonomi. Mengingat Rumah adalah aset yang punya nilai jual yg selalu meningkat setiap Tahun maka tidak ada salahnya jika kita merenovasi rumah atau mepercantik rumah kita.
Tetapi kadang terjadi budget tidak cukup tersedia untuk membeli furniture baru atau merenovasi ruangan. Nahhhhhhh itu dia..., apa salahnya kalau budget Anda terbatas, Anda cukup mengganti warna ruangan atau rumah Anda...supaya lebih indah.
berikut Tips yang bisa Anda ambil :
1. Carilah material cat yang berkualitas, Pilihlah warna yang menciptakan harmoni dengan keseluruhan, warna furniture, lantai atau karpet.. Pergantian warna dari satu ruang ke ruang lain sebaiknya mengalir, hindari perubahan warna yang sangat kontras dari satu ruang ke ruang lain.
2. Pakailah tukang yang ahli dalam mengecat., perhatikan bagaimana kerapian mereka dalam mengecat: khususnya bagian tepi ruang, sambungan dengan list plafon atau lantai. Semakin rapi bagian ini, semakin rapi ruangan Anda.
3. Anda juga dapat mengekspose warna yang berbeda pada satu dinding/ruang sebagai kejutan dimana warna yang dipilih cukup kontras namun harmonis. Misalnya, seluruh ruang rumah berwarna putih, lalu ada beberapa dinding misalnya berwarna merah bata akan memberi kejutan yang menarik. Namun sebelum memutuskan, sebaiknya Anda meminta pendapat orang lain agar jangan salah memilih warna.
Kalau Anda tepat dalam membuat komposisi warna cat, perubahan warna akan mengubah ruang atau rumah Anda akan terlihat lebih mewah. Dan jangan heran kalau para tamu akan terpana melihat suasana rumah anda yang baru.
4. Ini akan lebih penting jika Anda orang yang super sibuk dan tidak cukup banyak waktu untuk mengurusi hal2 semacam ini maka anda perlu menggunakan jasa Pemborong pengecatan Rumah Luar dan Dalam yang memiliki tenaga profesional dan Pemborong tersebut dimiliki oleh seorang Arsitek. maka anda tidak akan merasa pusing cukup panggil dan katakan borong pengecatan rumah anda. dari sinilah anda akan mendapat solusi gratis untuk mencarikan konsep warna yg sesuai dengan keinginan Anda.
Friday, October 23, 2015
Lama tak hujan, harga pasir Merapi meroket
Lama tak hujan, harga pasir Merapi meroket
Merdeka.com - Volume pasir di hampir seluruh sungai di lereng Gunung Merapi semakin menipis. Kondisi tersebut membuat pasir semakin langka di pasaran Jawa Tengah dan sekitarnya. Akibatnya harga pasir mengalami kenaikan tajam, baik di dam maupun di pasaran.
Camat Kemalang, Kabupaten Klaten, Bambang Haryoko membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya kelangkaan pasir disebabkan deposit pasir dan batu pascaerupsi Merapi pada 2010 lalu hampir habis.
"Di sini kan sudah lama tak terjadi hujan. Jadi material yang ada di puncak Merapi tidak bisa terbawa ke sungai," ujar Bambang, kepada merdeka.com, Jumat (16/5).
Menurut Bambang warga dan penambang pasir saat ini berharap agar turun hujan di puncak Merapi. Jika material berupa batu dan pasir tak segera mengisi sungai di Kali Woro dan Gendol, dikhawatirkan terjadi kelangkaan pasir yang lebih parah. Jika pasir langka, lanjut Bambang, dipastikan banyak juga warga yang akan menganggur.
"Harapannya terjadi hujan deras di puncak Merapi, tapi jangan membawa korban. Sehingga pasirnya bisa digunakan lagi," harapnya.
Menurut Bambang, harga pasir asal Dam Kendasari saat ini mencapai Rp 300 ribu hingga Rp 350 ribu per rit/truk. Padahal harga normal hanya Rp 200 ribu. Harga ini akan semakIn melambung setelah sampai ke pengecer, yakni lebih dari dua kali lipat.
Mahalnya pasir tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi proyek pemerintah di Klaten dan sekitarnya yang selama ini menggunakan pasir Merapi.
"Semakin langka, baik di Kali Woro dan Kali Gendol. Kalau di Woro kan nunggu hujan, di Kali Gendol mungkin bisa pakai escavator. Karena sekarang yang operasi di Woro semua penambang manual," katanya.
Bambang menuturkan warga Merapi saat ini hanya bisa menunggu hujan deras di puncak. Dari hujan tersebut kemudian akan menjadi lahar hujan baru, yang kemudian membawa pasir dan batu. Sehingga harga pasir akan segera turun dan menjadi normal.
Wahono, salah satu pengecer pasir asal Wonosari, Klaten mengiyakan kelangkaan pasir tersebut. Menurutnya harga pasir satu truk bisa mencapai Rp. 1 juta.
"Dulu cuma Rp 600 ribu, sekarang bisa sampai Rp 1 juta, itupun susah dapatnya. Pasirnya yang dari Merapi sudah jarang," keluhnya.
Merdeka.com - Volume pasir di hampir seluruh sungai di lereng Gunung Merapi semakin menipis. Kondisi tersebut membuat pasir semakin langka di pasaran Jawa Tengah dan sekitarnya. Akibatnya harga pasir mengalami kenaikan tajam, baik di dam maupun di pasaran.
Camat Kemalang, Kabupaten Klaten, Bambang Haryoko membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya kelangkaan pasir disebabkan deposit pasir dan batu pascaerupsi Merapi pada 2010 lalu hampir habis.
"Di sini kan sudah lama tak terjadi hujan. Jadi material yang ada di puncak Merapi tidak bisa terbawa ke sungai," ujar Bambang, kepada merdeka.com, Jumat (16/5).
Menurut Bambang warga dan penambang pasir saat ini berharap agar turun hujan di puncak Merapi. Jika material berupa batu dan pasir tak segera mengisi sungai di Kali Woro dan Gendol, dikhawatirkan terjadi kelangkaan pasir yang lebih parah. Jika pasir langka, lanjut Bambang, dipastikan banyak juga warga yang akan menganggur.
"Harapannya terjadi hujan deras di puncak Merapi, tapi jangan membawa korban. Sehingga pasirnya bisa digunakan lagi," harapnya.
Menurut Bambang, harga pasir asal Dam Kendasari saat ini mencapai Rp 300 ribu hingga Rp 350 ribu per rit/truk. Padahal harga normal hanya Rp 200 ribu. Harga ini akan semakIn melambung setelah sampai ke pengecer, yakni lebih dari dua kali lipat.
Mahalnya pasir tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi proyek pemerintah di Klaten dan sekitarnya yang selama ini menggunakan pasir Merapi.
"Semakin langka, baik di Kali Woro dan Kali Gendol. Kalau di Woro kan nunggu hujan, di Kali Gendol mungkin bisa pakai escavator. Karena sekarang yang operasi di Woro semua penambang manual," katanya.
Bambang menuturkan warga Merapi saat ini hanya bisa menunggu hujan deras di puncak. Dari hujan tersebut kemudian akan menjadi lahar hujan baru, yang kemudian membawa pasir dan batu. Sehingga harga pasir akan segera turun dan menjadi normal.
Wahono, salah satu pengecer pasir asal Wonosari, Klaten mengiyakan kelangkaan pasir tersebut. Menurutnya harga pasir satu truk bisa mencapai Rp. 1 juta.
"Dulu cuma Rp 600 ribu, sekarang bisa sampai Rp 1 juta, itupun susah dapatnya. Pasirnya yang dari Merapi sudah jarang," keluhnya.
Thursday, September 10, 2015
Harga Pasir Merapi Meroket
Harga Pasir Merapi Meroket
Di Magelang Tembus Rp 1,25 Juta/ Rit
MUNTILAN – Harga pasir Merapi sejak tiga bulan terakhir tembus Rp 1,25 juta/ rit dengan volume sekitar lima meter kubik. Tingginya harga tersebut, diduga akibat sulit mendapatkan pasir. Sejak beberapa tahun lalu, tak ada banjir yang memenuhi kantong- kantong lahar di sungai-sungai yang berhulu di kaki Gunung Merapi. Karena itu, deposit pasir habis akibat ditambang secara terus menerus. Kendati demikian, harga pasir terus meroket. Akhir 2014 masih Rp 150.000/m3. Menjelang Idul Fitri 2015 naik Rp 10.000/m3. Tetapi sejak tiga bulan silam harga pasir di lokasi penambangan Rp 175.000/m3. Jika beli di depo Rp 180.- 000/m3. ‘’Harga jual di Kota Magelang Rp 1,25 juta/ rit, sudah termasuk BBM dan ongkos bongkar muat,’’ kata Parjo (40), sopir truk asal Mertoyudan, Magelang. Ia mengemukakan, dirinya membeli pasir dari penambang manual. Warna pasir sekarang memang tak lagi hitam. Tetapi agak kecokelatan. Tak Mudah Untuk membeli pasir dengan kondisi begitu saja, tak mudah, jika tak punya akses dan komunikasi yang baik dengan penambang manual. Aktivitas penambangan biasa berlangsung pagi hingga siang hari. Setelah itu, anggota kelompok penambang mencegat sopir truk di jalur menuju area penambangan. Transaksi bisa dilakukan jika sudah ada kesepakatan harga. Dari pantauan di jalur Magelang-Yogyakarta, sejumlah depo pasir terlihat sepi tanpa aktivitas.
Alat berat yang digunakan untuk bongkar muat, diparkir di dekat tumpukan pasir yang sudah tak lagi menggunung. Jumlah truk pasir yang masuk Pos Pemungutan Pajak Mineral Non Logam dan Batuan di Pare, Mungkid, juga makin berkurang. Hingga mendekati Lebaran 2015, yang dipungut pajak masih di atas 2.000 truk per hari. Tetapi selepas Idul Fitri, jumlah truk pengangkut pasir berkurang menjadi sekitar 1.500 truk/hari. “Sekarang, hanya tinggal sekitar 1.000 truk,” kata beberapa petugas di pos itu. Dampaknya, pendapatan daerah dari pajak mineral bukan logam, dikhawatirkan cenderung menurun.
Di Magelang Tembus Rp 1,25 Juta/ Rit
MUNTILAN – Harga pasir Merapi sejak tiga bulan terakhir tembus Rp 1,25 juta/ rit dengan volume sekitar lima meter kubik. Tingginya harga tersebut, diduga akibat sulit mendapatkan pasir. Sejak beberapa tahun lalu, tak ada banjir yang memenuhi kantong- kantong lahar di sungai-sungai yang berhulu di kaki Gunung Merapi. Karena itu, deposit pasir habis akibat ditambang secara terus menerus. Kendati demikian, harga pasir terus meroket. Akhir 2014 masih Rp 150.000/m3. Menjelang Idul Fitri 2015 naik Rp 10.000/m3. Tetapi sejak tiga bulan silam harga pasir di lokasi penambangan Rp 175.000/m3. Jika beli di depo Rp 180.- 000/m3. ‘’Harga jual di Kota Magelang Rp 1,25 juta/ rit, sudah termasuk BBM dan ongkos bongkar muat,’’ kata Parjo (40), sopir truk asal Mertoyudan, Magelang. Ia mengemukakan, dirinya membeli pasir dari penambang manual. Warna pasir sekarang memang tak lagi hitam. Tetapi agak kecokelatan. Tak Mudah Untuk membeli pasir dengan kondisi begitu saja, tak mudah, jika tak punya akses dan komunikasi yang baik dengan penambang manual. Aktivitas penambangan biasa berlangsung pagi hingga siang hari. Setelah itu, anggota kelompok penambang mencegat sopir truk di jalur menuju area penambangan. Transaksi bisa dilakukan jika sudah ada kesepakatan harga. Dari pantauan di jalur Magelang-Yogyakarta, sejumlah depo pasir terlihat sepi tanpa aktivitas.
Alat berat yang digunakan untuk bongkar muat, diparkir di dekat tumpukan pasir yang sudah tak lagi menggunung. Jumlah truk pasir yang masuk Pos Pemungutan Pajak Mineral Non Logam dan Batuan di Pare, Mungkid, juga makin berkurang. Hingga mendekati Lebaran 2015, yang dipungut pajak masih di atas 2.000 truk per hari. Tetapi selepas Idul Fitri, jumlah truk pengangkut pasir berkurang menjadi sekitar 1.500 truk/hari. “Sekarang, hanya tinggal sekitar 1.000 truk,” kata beberapa petugas di pos itu. Dampaknya, pendapatan daerah dari pajak mineral bukan logam, dikhawatirkan cenderung menurun.
Tuesday, September 8, 2015
Berebut Berkah Pasir Merapi
Berebut Berkah Pasir Merapi
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA Waktu menunjukkan pukul 05.00. Sopir truk, Urip, mengawali aktivitasnya mengambil pasir Merapi di Sungai Gendol, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga Wedi, Kabupaten Klaten, ini berangkat satu jam lebih lambat dari hari biasanya lantaran puasa.
Melewati rute Manisrenggo menuju Sungai Gendol, ia mengemudikan truk milik bosnya dengan kecepatan 60 kilometer/jam. Hanya butuh satu jam untuk sampai di lokasi penambangan pasir.
Pagi itu, di kantong Urip terselip Rp 500 ribu, pemberian sang bos. Uang tersebut untuk biaya operasional pengambilan pasir Merapi, pesanan seorang kontraktor perumahan di Klaten. "Saya harus ngatur waktu, supaya bisa mengambil pasir dua kali sehari," ujarnya, baru-baru ini.
Tak hanya truk yang dikemudikan Urip, yang pagi itu antre di Sungai Gendol untuk segera dipenuhi pasir Merapi. Ratsan truk lain juga terlihat ada di sejumlah titik di Sungai Gendol dan siap dipenuhi pasir.
Beberapa saat kemudian, satu per satu truk-truk itu keluar dari Sungai dan bergerak menuju berbagai arah, sesuai lokasi antaran pasir.
Pemandangan itu, nyaris terjadi setiap hari, mulai subuh hungga petang. Ratusan, atau bahkan ribuan truk mengangkut pasir dari Sungai Gendol, untuk kemudian dijual ke sejumlah pihak di banyak wilayah.
Harga satu truk pasir bervariasi, tergantung jauh dekatnya dari lokasi penambangan. Di Klaten, misalnya, harga pasir untuk konsumen perseorangan Rp 380 ribu. Di Magelang, harga jual ke depo penampungan pada kisaran Rp 60 ribu per meter kubik atau rata-rata Rp 420 ribu per truk. (satu truk sekitar tujuh meter kubik).
Sejumlah pemilik depo penampungan pasir ini, kemudian menjual ke toko bangunan. Untuk sampai ke Solo, pengelola Depo menjual satu truk pasir Merapi Rp 600 ribu. Pemilik toko bangunan menjual ke konsumen Rp 200 ribu per bak mobil pikap, berisi sekitar 1,5 meter kubik
Semakin jauh lokasi antaran, semakin mahal harga jual pasir Merapi, karena ongkos angkut juga makin mahal. Di wilayah Demak dan sekitarnya, harga satu truk pasir Merapi berisi 6 7 meter kubik, bisa laku Rp 1 juta.
"Harga ini hanya untuk daerah Demak dan sekitarnya. Kalau dijual ke Jepara dan Rembang harganya lebih mahal lagi," kata Dewi, pegawai toko bangunan Al Barokah di Jalan Raden Patah, Demak. (*)
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA Waktu menunjukkan pukul 05.00. Sopir truk, Urip, mengawali aktivitasnya mengambil pasir Merapi di Sungai Gendol, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga Wedi, Kabupaten Klaten, ini berangkat satu jam lebih lambat dari hari biasanya lantaran puasa.
Melewati rute Manisrenggo menuju Sungai Gendol, ia mengemudikan truk milik bosnya dengan kecepatan 60 kilometer/jam. Hanya butuh satu jam untuk sampai di lokasi penambangan pasir.
Pagi itu, di kantong Urip terselip Rp 500 ribu, pemberian sang bos. Uang tersebut untuk biaya operasional pengambilan pasir Merapi, pesanan seorang kontraktor perumahan di Klaten. "Saya harus ngatur waktu, supaya bisa mengambil pasir dua kali sehari," ujarnya, baru-baru ini.
Tak hanya truk yang dikemudikan Urip, yang pagi itu antre di Sungai Gendol untuk segera dipenuhi pasir Merapi. Ratsan truk lain juga terlihat ada di sejumlah titik di Sungai Gendol dan siap dipenuhi pasir.
Beberapa saat kemudian, satu per satu truk-truk itu keluar dari Sungai dan bergerak menuju berbagai arah, sesuai lokasi antaran pasir.
Pemandangan itu, nyaris terjadi setiap hari, mulai subuh hungga petang. Ratusan, atau bahkan ribuan truk mengangkut pasir dari Sungai Gendol, untuk kemudian dijual ke sejumlah pihak di banyak wilayah.
Harga satu truk pasir bervariasi, tergantung jauh dekatnya dari lokasi penambangan. Di Klaten, misalnya, harga pasir untuk konsumen perseorangan Rp 380 ribu. Di Magelang, harga jual ke depo penampungan pada kisaran Rp 60 ribu per meter kubik atau rata-rata Rp 420 ribu per truk. (satu truk sekitar tujuh meter kubik).
Sejumlah pemilik depo penampungan pasir ini, kemudian menjual ke toko bangunan. Untuk sampai ke Solo, pengelola Depo menjual satu truk pasir Merapi Rp 600 ribu. Pemilik toko bangunan menjual ke konsumen Rp 200 ribu per bak mobil pikap, berisi sekitar 1,5 meter kubik
Semakin jauh lokasi antaran, semakin mahal harga jual pasir Merapi, karena ongkos angkut juga makin mahal. Di wilayah Demak dan sekitarnya, harga satu truk pasir Merapi berisi 6 7 meter kubik, bisa laku Rp 1 juta.
"Harga ini hanya untuk daerah Demak dan sekitarnya. Kalau dijual ke Jepara dan Rembang harganya lebih mahal lagi," kata Dewi, pegawai toko bangunan Al Barokah di Jalan Raden Patah, Demak. (*)
Subscribe to:
Posts (Atom)



